Ini berlaku untuk rangkaian power OCL, Blazer, gain clone, dan amp simetrik lainnya.
1. Power supply
Cara yang paling mudah untuk mendapatkan nilai watt yang besar
adalah dengan memperbesar nilai tegangan power supply. Misalkan power
amplifier blazer menggunakan supply 47v CT 47v. ini akan menghasilkan
200W rms per pasang transistor final pada outputnya. untuk catu daya 32v
CT 32v (power OCL) jangan paksakan men-drive speaker 15" jika suara
bass dirasa kurang.
2. Gunakan minimal 2 rail transistor final (1 rail=1 pasang)
berfungsi juga untuk mengurangi panas dan meringankan kerja transistor.
3. Gunakan speaker bass sesuai karakter yang diinginkan
misal 12" lebih cocok untuk hentakan/kick drum dan treble, sedangkain 15" cenderung ke bas-mid dan gitar bass.
4. Untuk Power Blazer
Power Blazer memang mempunyai gain yang sangat rendah. Beberapa teman berpendapat
bahwa transistor sanken memiliki karakter bass yang sangat empuk,
tetapi suara disitu-situ saja alias suaranya tidak bisa menempuh
jarak jauh. Ini tidak benar membandingkan transistor berdasarkan kemasan
atau mereknya. Transistor-transistor besar rata-rata memiliki
penguatan/gain yang lebih rendah, pantas saja suara bass-nya empuk,
terkesan lemah. Untuk menaikkan gainnya kita perlu tambahan rangkaian.
Pasang kit tambahan berupa rangkaian master mixer atau giga bass yang
dipasang pada input blazer. Usahakan gunakan kit dengan catu daya
simetrik +12v ct -12v, ini untuk menghindari signal transien yang
berlebihan pada saat power dihidupkan. Power Blazer tidak perlu
modifikasi, its ok.
5. Modifikasi pada rangkaian:
Tiap rangkaian power mempunyai 5 komponen kecil yaitu IC 0p-amp,
resistor input, resistor gain, dan jaringan R-C. Resistor gain dibantu dengan
R input berfungsi untuk menaikkan penguatan (gain). Penguatan yang berlebihan akan
menimbulkan noise. Biasanya nilai R gain ini sebesar 15k untuk power blazer,
22k untuk gain clone, 33k untuk power OCL. Semakin kecil nilai
R-gain akan semakin kecil penguatannya, tetapi semakin low noise.
Rangkaian R-C berfungsi untuk resonansi bass. Nilai R-C ini berkisar 560
ohm & 47uF (OCL) sampai dengan 1k-100uF. Menariknya di sini,
semakin besar nilai C (elko) nada bass-nya semakin empuk. Sebaliknya
semakin kecil C nada bass semakin mid. nilai C ini maksimal adalah 47uF
untuk gitar bass yang menggetarkan badan, untuk nada bass kendang dan
drum yang menghentak di dada gunakan nilai C 10-22uF tidak lebih.